Tampilkan postingan dengan label Jusuf Kalla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jusuf Kalla. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Desember 2014

JK dan Titiek Soeharto Tiba di Munas XX PMI


Malam ini adalah penentuan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Dua nama disebut-sebut akan mengisi bursa pemilihan, yaitu Jusuf Kalla (JK) sebagai Calon Ketum incumbent dan politisi Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

JK tiba sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (17/12/2014), setelah menghadiri kegiatan pembukaan BUMD Expo di Surabaya, Jawa Timur. Menggunakan batik dan dibalut jaket hitam, JK langsung menuju cafe yang ada di dalam hotel.

Telihat dia berbincang dengan beberapa pengurus PMI pusat. Sebelumnya, JK enggan banyak berkomentar mengenai kesiapannya untuk pemilihan calon ketua umum PMI.
"Kita lihat saja nanti," ujarnya seraya berjalan di karpet merah yang mengantarkannya ke dalam lobi hotel.

Berselang 15 menit kemudian tiba Titiek Soeharto. Berbalut pakaian hijau dia mengumbar senyum ramah kepada awak media. "Saya siap," singkatnya saat disinggung mengenai kesiapan untuk mengikuti bursa pemilihan.

Sebelumnya, Ketua Sidang Munas PMI XX Muhammad Muas mengatakan, hingga pukul 20.31 WIB, pihak panitia belum mendapati konfirmasi Titiek ke acara munas. Sehingga pihaknya tidak bisa memastikan kedatangan Titiek.

Munas digelar di lantai 3 Hotel Millenium, tengah diadakan sidang pleno VI, yakni laporan pengesahan hasil komisi A, B, dan C. Total Peserta Munas XX dari 33 provinsi Indonesia itu ada 1.118 orang. Peninjau ada 115 orang, pengikut 228 orang, PMI Kabupaten/Kota 407 orang, sisanya pendukung dan panitia.

Supported By:

Selasa, 21 Oktober 2014

Kapan Kabinet Diumumkan? JK: Bisa Malam Ini


www.ligaasia.com

Wapres Jusuf Kalla mengungkapkan soal rencana mengumumkan kabinet. Namun JK tak memberi kepastian, dia hanya menyebutkan kemungkinan-kemungkinan saja.

"Masih dalam proses 1-2 hari. Bisa malam (ini)," jawab JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014).

Pada kesempatan ini, JK juga mengklarifikasi isu yang menyebutkan dirinya tengah dirawat di rumah sakit. Sambil tertawa, JK mengatakan dirinya bahkan berkantor hingga pukul 5 subuh tadi pagi.

"Saya semalam di sini sampai jam 5 (subuh), ketemu semua orang di rumah sampai jam 9 malam, lalu ketemu Pak Jokowi sampai jam 12 malam," ucapnya.

"Acara massal itu presiden saja, yang di stadion saja saya nggak hadir. Banyak yang disiapin. Mau debat 2 jam masa saya ke stadion. Kau lihat saya sakit nggak?" tambahnya.


Supported By:

Minggu, 21 September 2014

PKS Sindir Komitmen Jokowi Soal Koalisi Tanpa Syarat



www.ligaasia.com

Presiden dan wapres terpilih Jokowi-Jusuf Kalla memberikan 16 kursi menteri dari kalangan politik untuk kabinetnya nanti. PKS menyindir hal itu sebagai inkonsistensi Jokowi-JK yang pernah berteriak-teriak akan membenntuk koalisi tanpa syarat saat masa kampanye.

Sekalipun mereka mengatakan 'ya nanti bergabung nggak ada transaksional, nggak ada tawaran kursi menteri'. Tapi di saat bersamaan Pak Jokowi dan Pak JK sudah menyampaikan tentang postur kabinet yang dari 34 itu, 16 nya dari parpol," kata Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2014).

Selain itu, Hidayat mengatakan telah mendengar penyataan dari PDIP bahwa Lukman Hakim Syaifuddin akan kembali diangkat menjadi Menag. Namun syaratnya, PPP harus merapatkan dukungan ke pihak Jokowi-JK.

"Itukan bagian dari apa yang sudah dibuka oleh mereka, bahwa ternyata di balik itu ada juga transaksi tentang barter menteri dan lain sebagainya," ucap Hidayat.

Hidayat juga meminta agar kubu Jokowi-JK tidak merayu PKS untuk mengisi jabatan menteri. Menurutnya akan lebih adil jika jabatan tersebut diserahkan kepada partai yang saat ini berkoalisi dengan kubu Jokowi-JK.

"Bagi-bagi habis aja dulu kepada rekan-rekan di sana. Orang mereka yang berjuang luar biasa untuk Pak Jokowi, masa nggak dibagi, malah dibagi- bagi ke yang lain," tutupnya.


Supported By: